Ruas Jalan Kabupaten Gondanglegi – Kendal Desa Tumpuk Pacitan: Janji(HalusinasiHalusinasi) Belum Terwujud Sejak 2016

PACITAN LintasNasional99. com — Jalan Kabupaten ruas Gondanglegi–Kendal yang terletak di Desa Tumpuk, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menghubungkan Dusun Jatiroto dan Dusun Gondanglegi dengan panjang sekitar 1.800 meter, hingga saat ini sama sekali belum tersentuh aspal. Padahal pada tahun 2016, jalan tersebut telah mendapatkan alokasi dari Program PISEW melalui usulan Anggota DPR RI saat itu, Edy Baskoro Yudhoyono.
 
Jalan tersebut bukan sekadar jalan kabupaten, melainkan juga berfungsi sebagai jalan pendidikan, jalan perekonomian, sekaligus jalan pertanian yang sangat vital bagi warga setempat.

 
Sukatno, warga RT 03 RW 03 sekaligus tokoh masyarakat setempat, menyampaikan keluhan ini saat ditemui awak media pada Selasa (29/9/2026).
 
"Jalan ini adalah jalan kabupaten dan sangat membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan. Selama puluhan tahun jalan ini hanya dijadikan alat politik. Setiap ada pemilihan anggota DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI, maupun Pilkada, jalan ini selalu dijanjikan oleh berbagai tim sukses, namun sampai sekarang belum ada realisasinya," ungkap Katno — sapaan akrabnya.

 
Ia memohon kepada Bupati Pacitan, Indarta Nur Bayu Aji, agar pada tahun anggaran 2027 pembangunan jalan tersebut benar-benar direalisasikan, kendati adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

 
"Saya juga berharap kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Pacitan, DPRD Provinsi, dan DPR RI — khususnya yang memperoleh suara cukup besar di wilayah Dusun Jatiroto — segera mengusulkan pembangunan aspal jalan ini. Jalan ini sudah tercatat dalam SIPD. Kepada yang dulu pernah menjadi tim sukses, mohon segera berkoordinasi dengan para anggota dewan, khususnya Daerah Pemilihan Bandar–Nawangan," pungkas Sukatno dengan harapan besar.
 

Warga berharap akses vital tersebut tak lagi sekadar menjadi janji kampanye, melainkan benar-benar dibangun demi kelancaran mobilitas, akses pendidikan, pengangkutan hasil tani, dan peningkatan perekonomian masyarakat Desa Tumpuk pada umumnya.(red) 


Reporter: Hargo