Peresmian 2.500 Jembatan Perintis Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih, Jawa Timur Diwakili Kabupaten Nganjuk


Nganjuk LintasNasional99.com – Pemerintah bersama TNI dan Polri terus menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses infrastruktur serta sumber air bersih.

Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian secara serentak pembangunan jembatan dan sumber air bersih oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dilaksanakan secara daring, Kamis (13/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan 3.395 jembatan yang dibangun oleh TNI-Polri serta 3.000 sumber air bersih yang dibangun oleh TNI Angkatan Darat di berbagai wilayah Indonesia. Dari ribuan jembatan tersebut, sebanyak 2.500 jembatan telah selesai dibangun, sementara pembangunan lainnya masih terus dikerjakan.

Kegiatan nasional tersebut diikuti dari berbagai daerah di Indonesia. Untuk wilayah Jawa Timur, Kabupaten Nganjuk menjadi salah satu daerah yang mengikuti rangkaian peresmian secara daring, yang dipusatkan di Jembatan Perintis Garuda, Desa Genjeng, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan di Nganjuk dihadiri Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk.

Turut hadir Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A.; Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, S.T.; Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T.; Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K.; serta Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk Dr. Dino Kriesmiardi, S.H., M.H., bersama unsur Forkopimda lainnya.

Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI dan Polri dalam mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jembatan Perintis Garuda di Desa Genjeng menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam membuka akses masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, memperpendek jarak tempuh, mendukung aktivitas pertanian dan perekonomian, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas pendidikan dan pelayanan publik.

Sebelumnya, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti juga telah melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Genjeng dan memastikan proses pembangunan berjalan sesuai dengan rencana. 

Sementara itu, secara nasional, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melaporkan bahwa jajaran TNI AD telah mengerjakan ribuan titik pembangunan jembatan dan sumber air. Program tersebut telah memberikan manfaat bagi jutaan masyarakat, membuka akses ribuan desa, sekolah, fasilitas kesehatan dan fasilitas ekonomi.

Dalam peresmian secara virtual tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang telah bekerja bersama masyarakat dalam membangun infrastruktur yang memberikan manfaat langsung kepada rakyat.

Presiden menegaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah terpencil dan selama ini mengalami kesulitan dalam memperoleh akses transportasi maupun air bersih.

Peresmian ini sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda di Desa Genjeng diharapkan tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi penghubung harapan, membuka peluang ekonomi, serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat, pembangunan infrastruktur diharapkan terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok desa, sejalan dengan semangat Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan negara dan pembangunan yang benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.(doc.bersama/red/£my.sr)