Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila: Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia


Blitar, Lintasnasional99com – Ketua DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim, bersama sejumlah anggota dewan, turut hadir dan memeriahkan rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila dengan tema " Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia”, yang digelar pada Senin (1/6/2026). Acara diawali dengan upacara khidmat di Alun-alun Kota Blitar, kemudian dilanjutkan dengan prosesi kirab tumpeng yang berjalan penuh makna menuju Makam Bung Karno. Uniknya, rombongan pejabat daerah menempuh perjalanan menuju lokasi berikutnya dengan menaiki becak, sebelum berkumpul kembali di Perpustakaan Bung Karno untuk mengikuti acara puncak, yaitu Brokohan Pancasila.

 
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah tertinggi, antara lain Wali Kota Blitar, Wakil Wali Kota Blitar, Kapolres Blitar Kota, Komandan Kodim 0808/Blitar, Kepala Kejaksaan Negeri Blitar Kota, Kepala BPS Kota Blitar, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-Kota Blitar. Kehadiran seluruh elemen pimpinan daerah ini menunjukkan kesatuan tekad dan semangat persatuan dalam memperingati momen bersejarah bagi bangsa Indonesia.
 
Usai mengikuti seluruh rangkaian acara, Syahrul Alim memberikan keterangannya kepada awak media. Ia menegaskan bahwa tanggal 1 Juni memiliki makna yang sangat mendalam sebagai hari di mana ide dasar negara pertama kali dicetuskan oleh Proklamator Bangsa, Ir. Soekarno.
 
“Ya, kegiatan Gebyar Pancasila ini diadakan tepat pada tanggal 1 Juni. Boleh dibilang ini adalah hari lahirnya Pancasila, di mana pada momen itulah Bung Karno pertama kali mencetuskan gagasan-gagasan besar mengenai dasar negara kita,” ungkap Sharul Alim.
 
Lebih lanjut, Syahrul juga menyampaikan bahwa dalam dinamika sejarah dan perjalanan waktu, memang terdapat berbagai pandangan dan pendapat mengenai penetapan hari resmi kelahiran Pancasila. Namun, keputusan yang ditetapkan oleh Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo menjadikan tanggal 1 Juni sebagai momen khusus untuk menggali kembali nilai-nilai luhur yang dicetuskan oleh Bung Karno.
 
“Memang, seiring berjalannya waktu dan sejarah, ada bermacam-macam pendapat mengenai tanggal mana yang paling tepat untuk dijadikan hari lahir Pancasila. Namun, setelah Bapak Presiden Jokowi menetapkan bahwa tanggal 1 Juni adalah momen untuk menggali kembali makna dan nilai Pancasila yang telah dicetuskan oleh Bung Karno, maka inilah yang kini kita jadikan acuan dan peringatan bersama,” jelasnya.
 
Sebagai warga Kota Blitar, kota kelahiran dan tempat peristirahatan terakhir Bung Karno, Syaharul mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam atas lahirnya Pancasila. Ia menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol, melainkan fondasi utama bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
 
“Kita, khususnya warga Kota Blitar, bahkan seluruh masyarakat di Nusantara ini, tentunya sangat bersyukur dan berterima kasih atas lahirnya Pancasila ini. Pancasila kita jadikan sebagai dasar pola kehidupan, serta pegangan hidup seluruh bangsa Indonesia. Nilai-nilai inilah yang menjadi landasan kita dalam melangkah dan merencanakan masa depan, sekaligus menjadi sumber dan dasar dari seluruh aturan serta hukum yang berlaku di negara ini,” tegas Sharul Alim.
 
Di akhir pernyataannya, Syahrul berharap peringatan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi mampu memperkuat kesadaran seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga, mengamalkan, dan mewariskan nilai-nilai Pancasila demi keutuhan dan kemajuan bangsa Indonesia.(tri)