Kota Blitar,Lintasnasional99.com – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Chef Em Be Ge Indonesia (DPC PCEMI) Blitar Raya resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang di Ketuai Chef Amin dalam sebuah acara yang digelar di Kafe Jujugan, Senin (22/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua Umum PCEMI Indonesia, Chef Dani, jajaran pengurus, anggota, serta sejumlah pihak terkait yang mendukung penguatan organisasi profesi chef di Indonesia.
Penyerahan SK ini menjadi tonggak penting bagi DPC PCEMI Blitar Raya dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), hingga para pemilik yayasan dan penyelenggara program yang melibatkan tenaga chef profesional.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PCEMI Indonesia, Chef Dani, menegaskan bahwa keberadaan PCEMI tidak hanya sebagai wadah organisasi profesi, tetapi juga sebagai sarana perjuangan untuk meningkatkan harkat, martabat, dan kesejahteraan para chef di seluruh Indonesia.
Menurutnya, para chef yang tergabung dalam PCEMI merupakan tenaga profesional yang telah dibekali berbagai kompetensi dan sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Karena itu, para pemilik yayasan maupun penyelenggara program, khususnya yang berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), diharapkan tidak lagi memandang chef sebagai relawan semata.
“Chef adalah tenaga profesional yang memiliki kompetensi dan sertifikasi. Kami berharap seluruh stakeholder dapat menempatkan chef sesuai kapasitas dan profesionalismenya, bukan sekadar relawan,” tegas Chef Dani.
Lebih lanjut, ia menyampaikan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan para chef, baik di Blitar Raya maupun di seluruh Indonesia. Menurutnya, profesi chef memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas pangan, standar gizi, serta keamanan makanan yang disajikan kepada masyarakat.
“Saya sebagai Ketua Umum PCEMI akan berusaha maksimal agar para chef, khususnya di Blitar dan Indonesia pada umumnya, dapat hidup lebih layak dengan take home pay yang sesuai dengan kecerdasan, kemampuan, dan profesionalisme yang mereka miliki,” ujarnya.
Chef Dani juga menyoroti berbagai dinamika dan pro-kontra yang berkembang terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia berharap kondisi tersebut tidak berdampak pada hak-hak para chef yang terlibat dalam program tersebut, terutama saat masa libur sekolah berlangsung.
“Kami berharap meskipun saat ini memasuki masa liburan sekolah, para chef yang terlibat dalam program MBG tidak mengalami pemotongan penghasilan. Program B3 harus tetap berjalan sehingga para chef tetap bisa bekerja dan menjaga kualitas cita rasa makanan sesuai SOP yang telah ditetapkan,” katanya.
Dengan diterimanya SK kepengurusan DPC PCEMI Blitar Raya, organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah perjuangan profesi chef yang lebih kuat, profesional, dan berdaya saing. Selain memperjuangkan kesejahteraan anggota, PCEMI juga berkomitmen mendukung program-program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui layanan kuliner yang berkualitas dan berstandar nasional.(tri)


