Wali Kota Blitar Lantik 22 Pejabat dan Kukuhkan 45 Kepala UPT Pendidikan, Tegaskan Profesionalisme dan Pelayanan Publik Berkualitas

Kota Blitar,lintasnasional99.com – Pemerintah Kota Blitar kembali melakukan penyegaran birokrasi. Wali Kota Blitar Syauqul Muhhibin secara resmi melantik 22 pejabat struktural dan fungsional sekaligus mengukuhkan 45 Kepala UPT Satuan Pendidikan TK, SD, dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Blitar, Jumat (30/1/2026).

Prosesi pelantikan dan pengukuhan berlangsung khidmat di Balai Kusumo Wicitro, dihadiri Anggota DPRD , kepala dinas OPD,Camat, serta tamu undangan terkait.
Dalam sambutannya, Wali Kota Blitar Syauqul Muhhibin menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pelayanan publik.

“Jabatan adalah amanah. Saya ingin seluruh pejabat yang dilantik hari ini bekerja dengan integritas, loyalitas, dan semangat melayani masyarakat. Tidak ada ruang bagi kinerja biasa-biasa saja,” tegas Wali Kota Syauqul Muhhibin 

Sebanyak 22 pejabat struktural dan fungsional yang dilantik diharapkan mampu mempercepat kinerja birokrasi serta mendukung capaian program prioritas Pemkot Blitar tahun 2026. Sementara itu, 45 Kepala UPT satuan pendidikan yang dikukuhkan menjadi garda terdepan dalam peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada jenjang TK, SD, dan SMP.

Wali Kota menekankan bahwa sektor pendidikan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi unggul. Karena itu, para kepala UPT diminta menjalankan tugas secara profesional, transparan, serta mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.

“Pendidikan adalah fondasi masa depan Kota Blitar. Kepala sekolah dan kepala UPT harus menjadi teladan, inovatif, serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan berkualitas,” tambahnya.

Pelantikan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Blitar dalam memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Acara ditutup dengan tanda tangan dan pengucapan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara, serta pemberian ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik dan dikukuhkan.(tri)