𝐀𝐧𝐞𝐤𝐚 𝐑𝐚𝐠𝐚𝐦 𝐌𝐞𝐧𝐮 𝐓𝐞𝐫𝐬𝐚𝐣𝐢 𝐃𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐀𝐜a𝐫𝐚 𝐅𝐞𝐬𝐭𝐢𝐟𝐚𝐥 𝐒𝐞𝐰𝐮 𝐁𝐨𝐭𝐡𝐨𝐤

"Ribuan Pengunjung Padati Festival 1000 Botok di Gejagan Loceret Nganjuk"


Nganjuk, LintasNasional99 – Ratusan  masyarakat Wilayah Kabupaten Nganjuk berduyun duyun menghadiri festival olahan bothok,pencinta kuliner memadati kawasan Desa Gejagan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk dalam gelaran perdana Festival 1000 Bothok, yang berlangsung meriah, Minggu (30/11/2025). 

Acara ini sukses menarik perhatian masyarakat luas, tidak hanya dari Desa Gejagan saja, serta dari grup goes sepedah  juga serta merta  berkunjung  ke festival 1000 bothok, tetapi juga dari berbagai daerah sekitarnya, yang ingin mencicipi dan merayakan keanekaragaman hidangan bothok.


Festival 1000 Bothok ini diikuti oleh lebih dari 50 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menyajikan puluhan varian botok. Bothok, yang merupakan hidangan kukus berbahan dasar parutan kelapa dengan berbagai isian dan dibungkus daun pisang, disajikan dalam bentuk klasik hingga inovasi kekinian.

Beberapa varian yang menjadi primadona antara lain:Bothok tawon
Bothok Tahu Tempe Teri: Varian klasik yang gurih dan otentik.
Bothok Udang Petai: Bothok dengan aroma tajam dan rasa seafood yang khas.


Bothok Telur Asin: Inovasi rasa yang menawarkan tekstur lembut dan creamy. Dan berbagai bothok tawon bothok jejet bothok jantung pisang dan beluntas dan lain sebagainya. 

Bothok Ikan Patin/Tongkol Pedas: Varian untuk penggemar rasa pedas dan rempah kuat. Dan bothok sembilan dan Terima lamtoro juga udang dari berbagaian varian yang disajikan dari berbagai ibu-ibu pkk dan kader-kader dari desa ngerjakan. 


Bothok Buah Naga dan Cokelat: Varian ekstrem yang mengejutkan pengunjung dengan rasa manis modern, yang khusus dihidangkan oleh salah satu UMKM di Desa Gejagan.dan dengan pertama kali acara festival yang diadakan kali pertama didesa ngerjakan  kecamatan Loceret kabupaten Nganjuk. 



"Bothok adalah warisan kuliner yang harus kita jaga dan kenalkan kepada generasi muda. Festival ini bukan hanya ajang makan-makan, tapi juga upaya melestarikan resep tradisional sambil memberikan ruang bagi inovasi UMKM lokal. Kami berharap Festival Bothok bisa menjadi agenda tahunan dan ikon wisata kuliner baru bagi Kabupaten Nganjuk," kata kepala desa. 


Sementara itu, Kepala Desa Gejagan Dedy Nawan Mardiaz Krisna mengaku bangga atas terselenggaranya festival ini. Dia pun mengucap terima kasih kepada para pengunjung.
Festival 1000 Bothok ini kami gelar semata-mata untuk memperkenalkan kuliner nusantara, agar tak cepat punah, ujarnya. 


Selain pameran dan penjualan bothok, festival juga dimeriahkan dengan sepeda santai, lomba memasak bothok, workshop membuat bumbu dasar, pertunjukan musik tradisional, dan kerawitnan   dari desa Gejakan talkshow  dan hiburan elektune bersama. 


Luar biasa sekali, dengan adanya Festival bothok ini jadi tahu kalau bothok itu tidak hanya isian tahu dan teri.  Ada berbagai varian  yang bisa memotivasi para UMKM  untuk mengembangkan  varian bothok tradisional  khas Nganjuk  biar tidak punah tapi  bisa tradisi makanan khas Nganjuk(Red./£my.sr)