"Lambatnya Respon Pemerintah Berakibat fatal"
Nganjuk Lintas nasional 99.com - Tragedi robohnya jembatan di wilayah Kabupaten Nganjuk seakan menjadi trending,pafajal sudah lama tiang jembatan tersebut ambruk,ada sekitar dua buah tiang penyangga yang tidak layak pakai.Sehingga jembatan tersebut telah ditutup untuk beberapa bulan terakir tidak boleh dilewati kendaraan roda empat dan hanya boleh untuk sepeda motor atau kendaraan roda dua saja karena takut terjadi sesuatu atau ambruk.
Ironisnya tragedi ambruknya jembatan ini (Minggu 30/11/2025)siang sekitar jam 14 ketika ada yang nyebrang bersepeda motor,tiba-tiba jembatan ambruk belum sempat pengedara sampai ujung jembatan utara jalan,si pengendara menyadari haltersebut lalu melihat kejadian jembatan tiangnya sudah roboh sebelah.
Bencana /tragedi ambruknya jembatan ini dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi. Setelah beberapa hari berlalu hujan deras yang juga melengserkan rumah warga.Kejadian ini sempat menelan korban separo banguna rumah warga hanyut terbawa aliran sungai. Setelah kejadian ambruknya rumah warga tersebut yang berada di sekitar sungai Widas,barulah selang beberapa hari jembatan dungdowo ini ambruk
"Keadaan Jembatan Dongdowo ini sudah lama dikeluhkan warga,dan masyarakat berharap untuk segera diperbaiki,namun respon dan penangannya pemerintah lambat.Akhirnya terjadi ambruknya jembatan Dongdowo.Untung saja tidak ada korban,hanya ada satu pengguna jalan yang lewat namun tidak sampai ada korban jiwa" kata salah satu masyarakat yang sedang melihat kondisi jembatan Dongdowo pada awak media, Minggu, 30/11/2025.(£my.sr)


