HUT Ke-22 Perpustakaan Bung Karno, Jalan Sehat hingga Pameran Tenun Perkuat Semangat Membumikan Pemikiran Sang Proklamator


Kota Blitar,Lintasnasional99.com– Perpustakaan Bung Karno menggelar jalan sehat dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22, Jumat (3/7/2026). Kegiatan yang mengambil start dan finis di halaman Perpustakaan Bung Karno itu diikuti sekitar 200 peserta dan diberangkatkan langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan Bung Karno, Nurny Syam, S.Sos., M.M.


Rangkaian peringatan HUT ke-22 mengusung tagline "Melestarikan Pemikiran Bung Karno, Memartabatkan Bangsa." Setelah jalan sehat, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan pameran kain tenun yang menampilkan beragam karya, termasuk stan pameran kain Bali. Suasana perayaan semakin semarak dengan hiburan electone serta undian kupon berhadiah yang disambut antusias para peserta.

Kepala UPT Perpustakaan Bung Karno, Nurny Syam, S.Sos., M.M., mengatakan peringatan HUT ke-22 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Perpustakaan Bung Karno dalam melestarikan dan menyebarluaskan pemikiran Presiden pertama Republik Indonesia kepada masyarakat luas.

"Harapan kami tentu saja Perpustakaan Bung Karno semakin sukses, semakin berhasil melestarikan pemikiran Bung Karno kepada masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Blitar," ujarnya.

Ia menjelaskan, peringatan HUT tahun ini berlangsung selama tiga hari. Kegiatan diawali sejak 1 Juli dengan berbagai lomba internal yang bertujuan mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar Perpustakaan Bung Karno.

"Lomba yang kami selenggarakan antara lain pengenalan perpustakaan, tebak wajah, tebak lagu, dan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh pegawai, mulai dari pustakawan, tenaga kontrak, petugas kebersihan hingga satpam. Semua kami libatkan sebagai bagian dari membangun kekompakan dan keharmonisan," katanya.

Menurut Nurny Syam, memasuki usia ke-22, Perpustakaan Bung Karno terus menghadirkan berbagai inovasi agar pemikiran Bung Karno semakin dekat dengan masyarakat. Salah satunya melalui program Kelas Bung Karno yang rutin digelar setiap Sabtu serta berbagai kunjungan edukatif yang mengenalkan nilai-nilai perjuangan Sang Proklamator kepada generasi muda.

Ia mengungkapkan, antusiasme masyarakat terhadap program literasi tersebut terus mengalami peningkatan. Hal itu menjadi bukti bahwa edukasi mengenai pemikiran Bung Karno semakin mendapat tempat di tengah masyarakat.

"Kami selalu mengingatkan masyarakat agar jangan hanya mewarisi abu Bung Karno, tetapi mewarisi apinya. Api perjuangan, semangat, dan gagasan beliau ada di perpustakaan. Itulah yang terus kami bumikan melalui berbagai program literasi," tegasnya.

Melalui peringatan HUT ke-22 ini, Perpustakaan Bung Karno menegaskan komitmennya sebagai pusat literasi, pelestarian sejarah, dan pengembangan pemikiran Bung Karno, sekaligus menjadi ruang edukasi yang terus menginspirasi masyarakat dalam membangun karakter kebangsaan.(TRI)