ACARA NYADRANAN ATAU SEDEKAH BUMI DESA KETANDAN KECAMATAN LENGKONG KABUPATEN NGANJUK 2026.


Nganjuk LintasNasional99.com,Minggu-07-06-2026,  acara tradisi  NYADRANAN atau istilahnya sedekah bumi desa  KETANDAN kecamatan lengkong  tradisi leluhur yang turun temurun yang selalu dilakukan setiap
 tahunnya.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, S.T. (Mas Handy), Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Nganjuk M. Fauzi Irwana, S.E., unsur Forkopimcam Lengkong, Kepala Desa Ketandan Saji, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati lokasi acara.

Suasana semarak dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Sedekah  bumi Desa Ketandan, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Minggu 07-06-2026. Tradisi tahunan yang menjadi warisan leluhur tersebut berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai rangkaian kegiatan budaya, doa bersama, di punden dan dimakan hingga arak-arakan gunungan hasil bumi yang menjadi daya tarik utama masyarakat.

Gunungan hasil bumi yang tersusun dari berbagai hasil pertanian, makanan ringan, dan tumpeng  jajanan pasar yang sudah jadi tradisi  dari desa Ketandan untuk rebutan sudah jadi ciri khas masyarakat menjadi simbol rasa syukur atas limpahan rezeki, hasil panen yang baik, serta harapan akan keberkahan bagi seluruh warga Desa Ketandan. Kehadiran gunungan tersebut menjadi pusat perhatian masyarakat yang antusias mengikuti jalannya acara


Selain prosesi gunungan, masyarakat juga melaksanakan doa bersama dan kenduri sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keamanan, ketentraman, serta kemajuan desa  dan berharap tahun depan bisa panen lebih melimpah lagi yang selama ini dirasakan. Selesai berdoa yang dipimpin pak modin.

Keseruan berlangsung rebutan dari gunungan tumpeng dan jajanan pasar yang telah dibawa dikediaman kepala desa ketandan setelah selesai acara dilanjutkan  ramah tamah dan makan bersama berkat dan dimulainya hiburan tayub yang diadakan acara tradisi desa ketandan untuk setiap tahunnya.


Melalui Sedekah  bumi Desa ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, mempererat silaturahmi, serta melestarikan budaya leluhur yang menjadi identitas Desa Ketandan. Tradisi ini adalah kekayaan budaya yang harus terus dijaga, ujarnya .

Kepala Desa Ketandan Saji mengatakan Sedekah Bumi bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang mempererat hubungan sosial antar warga, untuk acara tasyakuran mulai dari punden yang ada di krapyak lor, selanjutnya tasyakuran di krapayak Kidul, dan acara inti tasyakuran di kediaman kepala desa dan dilanjut tayub hingga selesai.
Ini bentuk rasa syukur sekaligus menjaga kebersamaan masyarakat, ringkasnya.(£my.sr)