Nganjuk LintasNasional99 – Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan bersama Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pangkalan LPG dan Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di wilayah Kecamatan Wilangan guna memastikan ketersediaan gas LPG 3 kilogram yang sempat viral di media sosial akibat dugaan kelangkaan, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai respons cepat atas keluhan masyarakat terkait antrean panjang di salah satu pangkalan LPG di Desa Ngudikan. Dari hasil pengecekan, kelangkaan LPG dipicu tingginya permintaan masyarakat, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri dan dalam tiga minggu terakhir.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyampaikan bahwa hasil sidak menunjukkan distribusi LPG di wilayah Kabupaten Nganjuk dalam kondisi aman dan terkendali.
“Berdasarkan hasil pengecekan yang kami lakukan kemarin, ketersediaan LPG di wilayah Nganjuk masih aman. Antrean yang terjadi lebih disebabkan tingginya permintaan masyarakat, termasuk dari luar wilayah,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan saat memberikan keterangan, Kamis (16/4/2026).
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan distribusi LPG guna mengantisipasi adanya potensi penyimpangan di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan pengecekan di pangkalan LPG milik Sulistiono Bagus Dewantara di Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, yang diketahui mendapat pasokan rutin sebanyak 310 tabung per minggu dari agen Sinar Abadi Santoso.
Menyikapi lonjakan permintaan, agen juga telah menambah pasokan sebanyak 290 tabung pada Selasa (14/4/2026).
Selain itu, rombongan juga meninjau langsung proses distribusi di SPPBE PT. Laju yang berada di Desa Kwagean, Kecamatan Loceret, guna memastikan proses pengisian dan distribusi berjalan sesuai prosedur.
Sementara itu, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro menegaskan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi meningkatnya permintaan LPG untuk meraup keuntungan pribadi.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pihak, baik pangkalan maupun oknum lainnya, agar tidak mengambil keuntungan dari situasi ini dengan menaikkan harga atau melakukan praktik yang merugikan masyarakat. Distribusi harus tetap sesuai aturan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik,” tegasnya.
Dengan adanya pengecekan langsung ini, diharapkan masyarakat tidak lagi khawatir terhadap ketersediaan LPG, serta situasi distribusi energi di wilayah Kabupaten Nganjuk tetap kondusif dan terkendali. (acha/doc.rilis/£my.sr)


