"Matangkan Validasi dan akurasi data guna Mengatasi kendala air bersih dan kekeringan di Kabupaten Pacitan"
Pacitan LintasNasional99.com - Selama ini istilah POSYANDU selalu identik dengan kegiatan balita, ibu hamil dan pelayanan kesehatan dasar yang lebih banyak didominasi oleh aktifitasi pemeriksaan kesehatan dan peningkatan kualitas tumbuh kembang anak dan ibu hamil. Tetapi melalui Permendagri No. 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, terjadi transformasi POSYANDU menjadi lembaga kemasyarakatan desa yang melibatkan lebih banyak pihak yaitu meliputi 6 bidang SPM (Standar Pelayanan Minimal) untuk mendukung pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa. Peran Posyandu diperluas tidak hanya pada bidang kesehatan, melainkan mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang meliputi :
1. Pendidikan
2. Kesehatan
3. Pekerjaan Umum
4. Perumahan Rakyat
5. Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat
6. Sosial
Saat di konfirmasi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Pacitan hari Kamis 1 Oktober 2026, Tonny Setyo Nugroho, Kabid Penyehatan Lingkungan dan Air Minum (PLAM) Dinas PUPR Kabupaten Pacitan membenarkan bahwa baru saja melakukan koordinasi dengan Dinas PMD Kabupaten Pacitan terkait kinerja dan intervensi yang bisa dilaksanakan oleh Dinas PUPR dalam menyukseskan program POSYANDU yang bertransformasi menjadi pelayanan 6 SPM di masyarakat desa. Tonny juga menjelaskan cakupan bidang Pekerjaan Umum yang masuk dalam layanan POSYANDU nantinya, yaitu :
a) edukasi pemenuhan kebutuhan pokok air bersih dan pengelolaan limbah domestik/ rumah tangga, serta melakukan pengelolaan sampah di desa;
b) identifikasi dan pemeliharaan embung air baku;
c) pemeliharaan jaringan air pedesaan
d) identifikasi dan rehabilitasi sumur air tanah untuk air baku; dan
e) identifikasi kebutuhan pembangunan jalan Desa;
“Kami dan teman-teman PMD sedang menyusun formulasi dan format baku standar pelayanan di bidang pekerjaan umum untuk mendukung program POSYANDU ini mas, “ jelas Tonny.
“ Selama ini yang menjadi kendala di kami dalam penanganan air bersih, khususnya kekeringan adalah masalah validasi dan akurasi data. Dengan adanya program POSYANDU yang melayanai 6 bidang SPM ini, harapan kami data-data lokasi yang setiap tahun mengalami kekeringan di Kabupaten Pacitan dapat kita infentarisir dan kita kelompokkan penangannya secara permanen. Sehingga penanganan kekeringan yang setiap tahun terjadi di Kabupaten Pacitan dapat kita selesaikan secara tuntas dengan capaian terukur berdasarkan data akurat yang dihimpun di titik-titik pelayanan POSYANDU. Kami sedang berproses dengan teman-teman PMD untuk memempersiapkan layanan bidang Pekerjaan Umum di POSYANDU. Semoga dalam waktu 1 bulan ke depan, target yang diharapkan oleh teman-teman PMD bisa kami selesaikan, sehingga dalam waktu dekat program pemerintah untuk POSYANDU ini bisa berjalan optimal dan memenuhi harapan di Kabupaten Pacitan.”imbuh Tonny.SN(red/Addy.MG)


