Kota Blitar,Lintasnasional99.com -
Enam jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, Jawa Timur, yang sempat kosong kini akhirnya terisi.
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin melantik enam pejabat baru yang mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut di Ruang Sasana Praja, Selasa (18/8/2026).
Enam pejabat yang dilantik yakni Paring Genturutomo sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Ika Hadi Wijaya sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Ruli Tri Wibowo sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora).
Kemudian, Indra Purwanto sebagai Sekretaris DPRD, Erlin Ferida sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), serta Rike Rochmawati sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).
"Hari ini, kami melantik pejabat setingkat kepala OPD. Ini rangkaian panjang dari proses lelang terbuka, hasilnya merupakan tiga besar. Dari tiga besar mengerucut ke satu nama," kata Mas Ibin.
Mas Ibin mengatakan, seleksi terbuka tersebut diikuti 36 pegawai untuk memperebutkan enam jabatan kepala OPD.
Menurutnya, tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme aparatur untuk mengikuti seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkot Blitar.
"Peminatnya sangat antusias. Seleksi ini betul-betul terbuka," ujarnya.
Mas Ibin menambahkan, kondisi anggaran yang terbatas menjadi salah satu tantangan bagi para pejabat baru. Karena itu, kepala OPD dituntut mampu mengelola anggaran secara kreatif agar program yang dijalankan tetap memberikan dampak besar bagi masyarakat.
"Makanya, pejabat baru yang terpilih jelas-jelas yang kompeten. Mereka harus kreatif mengelola anggaran kecil tapi mempunyai efek besar untuk pelayanan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Blitar Ika Hadi Wijaya mengatakan masih terdapat tiga jabatan setingkat kepala OPD yang kosong.
Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Direktur RSUD Mardi Waluyo, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar.
"Masih ada jabatan kosong, yaitu, kepala Dinkes dan direktur RSUD, termasuk Sekda. Kami belum melakukan lelang terbuka karena keterbatasan anggaran. Secepatnya kami akan melakukan lelang terbuka untuk jabatan kosong," katanya.(tri)


