WONOGIRI LintasNasional99. com — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Wonogiri bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan tentang kewaspadaan terhadap risiko penularan Hantavirus pada Senin (8/6/2026) pukul 08.30 WIB hingga selesai. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lapas Wonogiri tersebut diikuti oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan serta kebersihan lingkungan.
Penyuluhan menghadirkan tiga pemateri dari Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri yang memberikan edukasi mengenai pengertian Hantavirus, cara penularan, gejala yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan dan aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Lapas Wonogiri, Siswarno, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya edukasi kesehatan bagi seluruh warga binaan. “Pengetahuan tentang penyakit menular, termasuk Hantavirus, sangat penting untuk diketahui bersama. Melalui kegiatan ini kami berharap warga binaan semakin memahami cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan sehingga dapat meminimalkan risiko penularan penyakit. Kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung proses pembinaan yang optimal,” ujar Siswarno.
Salah satu peserta penyuluhan, WBP berinisial SL, mengaku memperoleh banyak informasi baru dari kegiatan tersebut. “Saya jadi lebih memahami bagaimana Hantavirus dapat menular dan apa saja yang harus dilakukan untuk mencegahnya. Penyuluhan seperti ini sangat bermanfaat karena menambah pengetahuan kami tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan setiap hari,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Wonogiri menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan dan edukasi yang berkelanjutan kepada warga binaan. Sinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri diharapkan dapat terus memperkuat upaya promotif dan preventif di lingkungan pemasyarakatan, sehingga tercipta lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung keberhasilan program pembinaan.(Hargo)


